Begini Cara Membuat Tanda Salib Katolik yang Benar dalam Doa Harian

Tanda salib Katolik yang benar dibuat dengan tangan kanan menyentuh dahi, dada, bahu kiri, lalu bahu kanan, sambil mengucapkan Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin. Kesalahan yang paling sering terjadi adalah gerakannya terburu-buru sehingga titik sentuhannya tidak jelas.

Buatlah dengan tenang dan utuh, terutama saat membuka dan menutup doa harian. Gerakan yang pelan membantu hati ikut terarah kepada Allah.

Cara Membuat Tanda Salib Katolik yang Benar

Ikuti urutan ini secara berurutan tanpa melompat:

1. Sentuh dahi sambil menyebut Bapa.
2. Turun ke dada atau ulu hati sambil menyebut Putra.
3. Sentuh bahu kiri lalu bahu kanan sambil menyebut Roh Kudus.
4. Tutup dengan kata Amin, tangan dapat dikatupkan kembali.

Umat Katolik umumnya memakai tangan kanan dengan jari-jari dirapatkan. Sikap tubuh ikut menentukan maknanya. Berdirilah atau duduklah dengan tegak, berhenti sejenak, lalu buat tanda salib tanpa tergesa-gesa.

Makna Tanda Salib dalam Iman Katolik

Tanda salib memuat tiga makna utama yang saling berkaitan:

• Pengakuan iman akan Allah Tritunggal, yaitu Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
• Pengingat akan wafat dan kebangkitan Kristus yang menyelamatkan.
• Ungkapan penyerahan diri sebelum memulai dan sesudah mengakhiri doa.

S Because? Wait. Dahi mengingatkan pikiran, dada mengingatkan hati, bahu mengingatkan kekuatan dan perbuatan. Tanda kecil ini merangkum seluruh diri yang dibawa ke hadapan Tuhan.

Kapan Tanda Salib Biasa Dibuat

Waktu yang paling umum ialah saat doa pribadi dimulai dan diakhiri, misalnya doa pagi, doa makan, dan doa malam. Tanda salib juga dibuat dalam Misa, penerimaan sakramen, serta saat menerima berkat dari imam atau diakon.

Perlu dibedakan antara tata cara liturgi dan kebiasaan umat. Dalam liturgi, ada momen tertentu yang ditentukan oleh tata ibadat. Di luar itu, umat bebas membuatnya sebagai ungkapan iman, misalnya melewati gereja atau mendengar kabar duka.

FAQ

Apakah harus selalu memakai tangan kanan?

Pada umumnya ya, karena itulah kebiasaan umum umat Katolik, tetapi orang yang berhalangan tetap dapat membuatnya sesuai kemampuan.

Apa yang diucapkan saat membuat tanda salib?

Ucapan yang umum ialah Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.

Bolehkah membuat tanda salib tanpa kata-kata?

Boleh, terutama dalam suasana hening, sebab gerakannya sendiri sudah menjadi ungkapan iman.