Kitab suci Kristen Katolik terdiri dari 73 kitab yang terbagi dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Umat Katolik memandangnya sebagai Sabda Allah yang ditulis dengan perantaraan manusia, lalu ditafsirkan dalam terang Tradisi Suci dan wewenang mengajar Gereja.
Iman Katolik tidak memisahkan Kitab Suci dari kehidupan Gereja. Kitab dibaca dalam doa pribadi, didalami melalui studi, dan diwartakan secara khusus dalam liturgi.
Apa Itu Kitab Suci Kristen Katolik
Kitab Suci Katolik memuat sejarah keselamatan, mulai dari penciptaan sampai pewartaan Gereja perdana. Perjanjian Lama berpusat pada perjanjian Allah dengan umat Israel. Perjanjian Baru berpusat pada Yesus Kristus.
Kedudukan Kitab Suci berjalan bersama Tradisi Suci dan Magisterium. Tradisi meneruskan iman yang hidup, sedangkan Magisterium bertugas menjaga dan menafsirkan ajaran secara autentik.
Susunan Kitab dalam Kitab Suci Katolik
Susunan umumnya adalah sebagai berikut:
- Perjanjian Lama: 46 kitab, meliputi Taurat, kitab sejarah, kitab hikmat dan mazmur, serta kitab para nabi.
- Kitab deuterokanonika: bagian dari Perjanjian Lama Katolik, misalnya Tobit, Yudit, Kebijaksanaan Salomo, Sirakh, Barukh, serta 1 dan 2 Makabe, ditambah bagian tambahan dalam Ester dan Daniel.
- Perjanjian Baru: 27 kitab, meliputi empat Injil, Kisah Para Rasul, surat-surat Paulus dan surat-surat lain, serta Wahyu.
Empat Injil menjadi pusat seluruh Kitab Suci karena mewartakan hidup, wafat, dan kebangkitan Yesus. Surat-surat kemudian menjelaskan iman itu untuk jemaat-jemaat perdana.
Perbedaan dengan Kitab Suci Protestan
Perbedaan paling jelas terletak pada jumlah kitab Perjanjian Lama. Kitab Suci Katolik memakai 73 kitab, sedangkan Kitab Suci Protestan umumnya memakai 66 kitab karena tidak memasukkan kitab deuterokanonika.
| Aspek | Katolik | Protestan |
|---|---|---|
| Jumlah kitab | 73 kitab | 66 kitab |
| Kitab deuterokanonika | Diterima sebagai Kitab Suci | Umumnya tidak dimasukkan |
| Acuan terjemahan | Terjemahan yang disetujui Gereja Katolik | Terjemahan menurut tradisi gerejanya |
Perbedaan ini sebaiknya dipahami secara deskriptif. Setiap tradisi memiliki pertimbangan sejarah dan teologisnya sendiri.
Hal yang Perlu Dipahami Pembaca
- Gunakan terjemahan yang dipakai untuk liturgi Katolik di Indonesia agar bacaan selaras dengan Misa.
- Bedakan membaca pribadi untuk doa, membaca studi untuk memahami konteks, dan bacaan Misa yang mengikuti kalender liturgi.
- Mulailah dari Injil bila baru membaca rutin, lalu lanjutkan ke Mazmur dan surat-surat yang lebih pendek.
- Untuk detail edisi, bacaan harian, atau kegiatan studi Kitab Suci, konfirmasi melalui paroki atau penerbit resmi.
FAQ
Berapa jumlah kitab dalam Kitab Suci Kristen Katolik?
Jumlahnya 73 kitab, terdiri dari 46 kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Baru.
Apa perbedaan Kitab Suci Katolik dan Protestan?
Perbedaan utama adalah kitab deuterokanonika yang diterima dalam Kitab Suci Katolik dan umumnya tidak dipakai dalam Kitab Suci Protestan.
Bagaimana umat Katolik menggunakan Kitab Suci sehari-hari?
Umat membacanya untuk doa pribadi, pendalaman iman, serta mendengarkan dan merenungkannya dalam bacaan Misa.